KOREA

“Korea”. Apa yang kalian pikirkan saat baca kata itu? Mungkin K-Pop, Drama Korea, Oppa-oppa ganteng, atau mungkin beauty care yang bagus. Korea terutama Korea Selatan akhir-akhir ini sedang jadi magnet besar buat semua orang terutama kalangan remaja. Nah maka dari itu, yuk kita bahas lebih lanjut!

First things first, let’s talk about the transportation. Buat temen-temen yang pergi ke Korea tanpa ada tour guide atau ikut paket liburan, transportasi bakal jadi hal yang harus kalian tahu saat kalian pergi kemanapun. Alat transportasi yang pertama yaitu taxi. Seperti halnya di Indonesia, menggunakan taxi membutuhkan biaya yang nggak murah. So, if you’re a backpacker, this one is not for you. Alat transportasi yang cukup terjangkau yaitu bis dan kereta bawah tanah.

Suasana dalam bis
Suasana di dalam kereta bawah tanah

Bis memiliki rute yang lebih banyak dan lebih menjangkau hingga daerah-daerah yang lebih terpencil. Tapi, pemberhentianya juga banyak banget, guys. Jadi waktu yang kalian habiskan juga banyak. Alat transportasi selanjutnya adalah kereta bawah tanah. Nah kalau yang ini nggak menghabiskan banyak waktu dan pastinya bisa jadi pilihan yang bagus buat jadi alat transportasi untuk travellers atau untuk sehari-hari. Uniknya, untuk menggunakan kereta bawah tanah di Korea, setiap orang wajib memiliki kartu. Kartu ini bisa kalian beli dan isi saldonya di mini market yang tersebar dimana mana. Kartunya bermacam-macam, ada yang biasa aja dan ada juga yang lucu lucu seperti karakter line atau kakao talknya gitu. Ini salah satu gambar dari kartunya:

Kartu Kereta Api Bawah Tanah

Ga lengkap nih kalau cerita tentang suatu negara kalau ga ada tempat buat jalan jalan. The second one is tourist attraction. Destinasi pertama yang aku bahas terletak di Kota Busan bernama Pantai Haeundae (Haeundae Beach). Pantai ini mempunyai keunikan sendiri loh! Keunikannya terletak pada banyaknya burung-burung camar liar yang jinak. Kalau kalian bawa makanan yang mereka suka, siap-siap aja untuk di samperin sama gerombolan burung camar kaya foto di bawah ini:

Pantai Haeundae

Pantai Haeundae juga bagus di pagi dan malam hari, tapi karna musim dingin jadi pantainya bakal sepi banget kalau pagi dan malam hari.

Pantai di Pagi Hari
Pantai di Malam Hari

Nggak kalah sama Haeundae Beach, di Busan Tower juga punya burung yang jinak lho. Bukan burung camar kaya di Haundae Beach, Busan Tower punya burung merpati yang ga kalah jinak. Bedanya burung merpati di Busan tower punya pawang yang siap mengendalikan burung burung tersebut kalau lagi banyak lensa kamera yang lagi nyari objek yang bagus. Kerennya pawangnya selalu berhasil kaya foto yang satu ini:

Burung Merpati

Selain burung jinak, Busan tower juga punya gembok gembok cinta lho! Hal ini terkadang membuat kita pengen narik oppa-oppa buat nemenin masang gembok.

Gembok Cinta

Dan, ini dia pemandangan Busan Tower:

Pemandangan Busan Tower

Masih satu lingkup sama Busan Tower, kalau yang ini adalah surganya para wanita. Apalagi kalau bukan tempat belanja. Nama daerahnya adalah Nampo-dong . Kalau ke Busan, kalian harus banget mampir ke sini karena tersedia berbagai macam brand, mulai dari brand korea sampe brand luar negeri. Nggak ketinggalan, ada cemilan atau street food yang oke banget. Tapi, buat yang muslim perlu hati-hati ya karena nggak semua makanannya halal. Nampo-dong bagus untuk dikunjungi malam hari, dengan banyaknya lampu-lampu lucu. Selain itu juga kamu bisa menyaksikan langsung penampilan lokal vocal group di tengah jalan kaya gini:

Nampo-dong

Buat kalian yang tertarik untuk datang ke Korea, jangan lupa menyiapkan aplikasi penunjuk arah ya! Di Korea ada banyak banget belokan dan bentuk jalannya hampir sama. Jadi, kemungkinan “tak tau arah jalan pulang” cukup besar, guys!

Ga jauh dari Lotte Mall ada Pasar Ikan Jagalchi. Pasar ikan ini bersih banget, gengs! Nggak kumuh atau kotor karena setiap pedagangnya selalu menjaga kebersihan. Di area luar gedung pasar juga terdapat banyak penjual seafood. Yang menarik perhatian adalah penjual belut yang sudah mengkuliti belutnya tapi masih gerak-gerak lho. Ini dia fotonya:

Pasar Ikan Jagalchi

Buat yang muslim di sini pasti susah banget cari mushola apalagi kalau mau cari masjid untuk sholat, nggak usah khawatir. Di Busan terdapat Masjid Al-Fattah di daerah Namsandong. Kalau beruntung, kita bisa ketemu orang Indonesia karena ada beberapa dari mereka yang tinggal di tingkat satu dari mesjid tersebut. Di daerah masjid ini juga banyak makanan halal lohh. Bentuk mesjidnya kaya gini nih:

Masjid Al-Fattah

Last but not least, food! Ada restoran yang namanya “Rindu Kampoeng “. Dari namanya aja udah jelas dong dari mana ownernya berasal. Pastinya dari Indonesia. Kalian bisa ngomong bahasa Indonesia sepuasnya di sini. Selain itu, restoran ini selalu memutar lagu-lagu Indonesia mulai dari pop, dangdut sampai lagu yang suka ada di da**yat . Ini dia tampak depan dari restoran Rindu Kampoeng:

Restoran Rindu Kampoeng

Guys, itulah info-info menarik dari Kota Busan di Korea Selatan. Semoga bisa bermanfaat dan jadi bahan referensi kalian ya kalau berencana untuk berkunjung kesana. See you!

Related posts

Leave a Comment